Setapak Langkah – 30 Juli 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melemah pada perdagangan Kamis, 30 Juli 2024, setelah sesi Rabu, 29 Juli, berakhir dengan penurunan 0,64% ke level 6.091. Penurunan ini dipengaruhi oleh sentimen negatif di pasar global, ketidakpastian kebijakan moneter Amerika Serikat, serta pergerakan harga komoditas yang berfluktuasi.
Para analis menilai bahwa tekanan pada IHSG dapat berlanjut selama minggu ini, terutama jika data ekonomi internasional menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Di sisi lain, beberapa sektor masih menunjukkan peluang bagi investor yang mencari nilai relatif.
Rekomendasi Saham Pilihan
Berikut rangkuman singkat mengenai empat saham yang mendapat sorotan khusus dari para analis:
- PT Esa Perkasa Satria Tbk (ESSA) – Saham sektor pertambangan batu bara. Analisis teknikal menunjukkan pola bullish jangka pendek meskipun fundamental masih dipengaruhi oleh harga batu bara global. Target harga: Rp1.300, rekomendasi: Beli.
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) – Produsen nikel terbesar di Indonesia. Permintaan nikel dari industri kendaraan listrik tetap kuat. Target harga: Rp13.500, rekomendasi: Beli.
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) – Perusahaan makanan dan minuman yang memiliki pangsa pasar luas. Kinerja kuartal terakhir menunjukkan pertumbuhan penjualan yang stabil. Target harga: Rp8.800, rekomendasi: Tahan.
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – Perusahaan pertambangan tembaga dan emas. Nilai komoditas tembaga yang menguat memberi dukungan pada prospek harga saham. Target harga: Rp1.350, rekomendasi: Beli.
Berikut tabel ringkas yang menampilkan harga penutupan terbaru, target harga, serta rekomendasi masing-masing saham:
| Saham | Harga Penutupan (Rp) | Target Harga (Rp) | Rekomendasi |
|---|---|---|---|
| ESSA | 1.150 | 1.300 | Beli |
| INCO | 12.200 | 13.500 | Beli |
| INDF | 8.200 | 8.800 | Tahan |
| MDKA | 1.050 | 1.350 | Beli |
Investor disarankan untuk tetap memantau perkembangan makroekonomi dan pergerakan harga komoditas, serta menyesuaikan posisi portofolio sesuai dengan toleransi risiko masing-masing.