Setapak Langkah – 12 April 2026 | Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, menyampaikan pada Rapat Dewan Pembina di Jakarta, Minggu (12/4), bahwa sejumlah tokoh nasional telah memutuskan untuk bergabung dengan PSI. Pernyataan tersebut menimbulkan perhatian luas mengingat latar belakang dan pengaruh para tokoh yang disebutkan.
Grace menegaskan bahwa kedatangan tokoh-tokoh tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memperkuat posisi PSI di kancah politik nasional. Menurutnya, kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan serta memperluas basis dukungan partai.
Berikut beberapa profil tokoh yang dikabarkan memutuskan bergabung dengan PSI:
- Seorang mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang memiliki pengalaman luas dalam sektor industri dan investasi.
- Pengusaha terkemuka di bidang teknologi yang dikenal aktif dalam inisiatif startup dan digitalisasi ekonomi.
- Akademisi senior yang pernah menjabat sebagai dekan fakultas ilmu sosial di sebuah universitas negeri.
- Aktivis hak asasi manusia yang pernah memimpin organisasi non‑pemerintah tingkat nasional.
- Seorang veteran politik yang pernah menjadi anggota DPR dalam dua periode.
Grace menambahkan bahwa proses integrasi para tokoh tersebut ke dalam struktur PSI akan dilakukan secara terprogram, dengan menyesuaikan peran masing-masing sesuai keahlian dan jaringan yang dimiliki. Ia menekankan pentingnya sinergi antara generasi muda PSI dan tokoh senior demi menciptakan kebijakan yang inklusif dan progresif.
Pengumuman ini diperkirakan akan memicu dinamika baru dalam persaingan politik menjelang pemilihan legislatif berikutnya. Para pengamat menilai bahwa penambahan nama-nama berprofil tinggi dapat meningkatkan citra PSI sebagai partai yang mengusung kolaborasi lintas sektoral.