Setapak Langkah – 14 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, membuka pekan ini dengan serangkaian agenda yang menitikberatkan pada percepatan program pemerintah dan upaya penyelamatan aset negara yang berada pada risiko kerugian.
Pertemuan pertama dihadiri oleh sejumlah menteri kunci, termasuk Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dan Menteri BUMN. Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan pentingnya sinergi antar kementerian untuk menyelesaikan program prioritas nasional secara tepat waktu.
Berikut rangkaian agenda utama yang dibahas selama minggu ini:
- Evaluasi progres program infrastruktur strategis yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.
- Pembahasan rencana penyelamatan aset-aset negara yang mengalami penurunan nilai atau terancam likuidasi.
- Penetapan kebijakan fiskal tambahan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pasca‑pandemi.
- Koordinasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam rangka meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan pendapatan.
- Penyusunan langkah-langkah konkret untuk mempercepat reformasi birokrasi di sektor publik.
Presiden juga menegaskan bahwa setiap langkah penyelamatan aset harus dilaksanakan dengan transparansi penuh serta melibatkan lembaga pengawas guna mencegah potensi penyalahgunaan.
Selain rapat internal, Presiden melakukan kunjungan ke beberapa wilayah yang menjadi fokus program pembangunan, guna memastikan bahwa kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dengan agenda yang padat ini, diharapkan pemerintah dapat menegakkan komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat fondasi ekonomi, serta melindungi aset negara demi kepentingan jangka panjang bangsa.