Setapak Langkah – 09 April 2026 | Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, menegaskan komitmen penuh untuk melaksanakan tugasnya demi kepentingan rakyat serta keamanan nasional. Dalam pernyataan terbaru, Mardiono menolak segala bentuk upaya yang berpotensi menggoyahkan legitimasi pemerintahan yang sah.
Ia menekankan bahwa fokus utama timnya adalah memperkuat ketahanan pangan Indonesia melalui kebijakan yang berkelanjutan, peningkatan produksi pertanian, serta distribusi yang merata. “Kami tidak akan menyia‑nyiakan mandat yang diberikan, melainkan akan mengoptimalkan sumber daya untuk menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Mardiono.
Beberapa langkah strategis yang akan ditekankan antara lain:
- Peningkatan investasi pada teknologi pertanian modern.
- Penguatan jaringan distribusi di daerah terpencil.
- Kolaborasi dengan lembaga swasta dan komunitas petani untuk meningkatkan produktivitas.
- Pengawasan ketat terhadap rantai pasok guna mencegah praktik korupsi.
Mardiono menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pihak manapun untuk memanfaatkan isu ketahanan pangan sebagai alat untuk menjatuhkan pemerintah. Ia menambahkan, “Kita semua bertanggung jawab menjaga stabilitas politik dan ekonomi, serta memastikan bahwa kebijakan yang diambil selalu berpihak pada rakyat,”.
Pernyataan ini disambut positif oleh sejumlah pengamat politik yang menilai komitmen tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi tantangan pangan nasional.