Setapak Langkah – 07 April 2026 | PT East West Seed Indonesia (Ewindo), perusahaan benih sayuran terkemuka yang berpusat di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menandatangani perjanjian kerja sama baru dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk memperkuat upaya perlindungan dan pengembangan bank genetik sayuran nasional.
Kerja sama ini mencakup beberapa bidang kunci, antara lain:
- Pembangunan dan pemeliharaan koleksi genetik sayuran yang beragam, termasuk varietas lokal yang berpotensi tinggi.
- Penelitian bersama untuk meningkatkan ketahanan terhadap hama, penyakit, dan perubahan iklim.
- Penerapan teknologi bioteknologi modern dalam penyimpanan dan revitalisasi material genetik.
- Pelatihan dan transfer pengetahuan bagi petani serta staf laboratorium terkait teknik penyimpanan genetik yang aman.
Dengan bergabungnya sumber daya Ewindo—yang memiliki jaringan distribusi benih seluas Indonesia—dan keahlian akademik UGM, diharapkan bank genetik sayuran dapat menjadi aset strategis bagi ketahanan pangan nasional.
Manfaat yang diantisipasi meliputi:
| Manfaat | Deskripsi |
|---|---|
| Peningkatan diversitas benih | Memastikan tersedianya varietas adaptif untuk berbagai kondisi agroklimat. |
| Keamanan pasokan | Mengurangi risiko kegagalan panen akibat serangan penyakit atau perubahan iklim. |
| Inovasi produk | Mempercepat pengembangan varietas baru yang lebih produktif dan bergizi. |
| Pemberdayaan petani | Memberikan akses ke teknologi terbaru dan pengetahuan ilmiah untuk meningkatkan hasil. |
Direktur Utama Ewindo, nama, menyatakan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi pemimpin dalam penyediaan benih berkualitas dan berkelanjutan. Sementara itu, rektor UGM, nama, menekankan pentingnya peran institusi akademik dalam menjaga warisan genetik tanaman Indonesia.
Kerja sama ini diharapkan dapat memulai fase implementasi pada kuartal pertama tahun depan, dengan target pertama berupa inventarisasi dan digitisasi koleksi genetik yang sudah ada serta pembentukan laboratorium penyimpanan khusus di Purwakarta.
Langkah ini menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk mendukung ketahanan pangan serta menjaga keanekaragaman hayati tanaman sayuran Indonesia demi generasi mendatang.