Setapak Langkah – 15 Mei 2026 | DevvStream Corp. (Nasdaq: DEVS) menyoroti kesepakatan Letter of Intent (LOI) yang baru-baru ini diumumkan antara Hapag-Lloyd, perusahaan pelayaran global terkemuka, dengan Southern Energy Renewables, pengembang energi terbarukan. Kesepakatan ini menargetkan pengembangan proyek produksi metanol ramah lingkungan yang diharapkan menjadi bahan bakar alternatif bersih bagi armada kapal Hapag-Lloyd.
Beberapa poin utama dari LOI tersebut meliputi:
- Pengembangan fasilitas produksi metanol berkelanjutan dengan kapasitas awal yang direncanakan mencapai 1,2 juta ton per tahun.
- Penandatanganan perjanjian pembelian jangka panjang (Long‑Term Supply Agreement) antara Hapag-Lloyd dan Southern Energy Renewables untuk memastikan pasokan metanol hijau selama minimal 10 tahun.
- Penerapan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang mengatur kolaborasi dalam riset, pengembangan teknologi, serta pengelolaan risiko lingkungan.
- Komitmen bersama untuk mengurangi emisi CO₂ armada pelayaran Hapag-Lloyd setidaknya sebesar 30% hingga tahun 2030 melalui penggunaan metanol sebagai bahan bakar utama.
Proyek ini selaras dengan agenda dekarbonisasi industri pelayaran global yang didorong oleh regulasi Internasional Maritime Organization (IMO) dan meningkatnya permintaan pasar akan solusi energi bersih. Metanol yang diproduksi dari sumber energi terbarukan—seperti biomassa atau elektrolisis air—dapat mengurangi jejak karbon secara signifikan dibandingkan bahan bakar fosil tradisional.
Selain manfaat lingkungan, kerjasama ini diharapkan memberikan nilai ekonomi bagi kedua belah pihak. Southern Energy Renewables memperoleh kontrak off‑take yang stabil, sementara Hapag-Lloyd mengamankan pasokan bahan bakar berkelanjutan yang dapat meningkatkan reputasi perusahaan di mata pemangku kepentingan dan regulator.
DevvStream menilai langkah ini sebagai indikasi positif terhadap pertumbuhan pasar bahan bakar alternatif dan menekankan pentingnya dukungan finansial serta kebijakan yang memadai untuk mempercepat skala produksi metanol hijau secara global.