Setapak Langkah – 19 Juli 2026 | Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschkamp, mengakui adanya kesalahan taktis dan mental yang memengaruhi hasil pertandingan melawan Inggris, yang berakhir dengan skor 4-6. Pertandingan yang berlangsung pada turnamen internasional tersebut menampilkan serangan cepat Inggris, sementara Prancis gagal mengeksekusi strategi pertahanan yang direncanakan.
Deschamps menjelaskan bahwa pilihan formasi awal tidak mampu menahan tekanan lawan, terutama pada lini belakang. Ia menambahkan bahwa keputusan mengganti beberapa pemain di babak kedua tidak memberikan dampak positif yang diharapkan, melainkan menambah kebingungan dalam koordinasi tim.
- Kesalahan taktik: Formasi defensif yang terlalu menjorok memberikan ruang bagi Inggris menguasai lini tengah.
- Kesiapan mental: Tim Prancis terlihat kurang fokus pada fase transisi, menyebabkan kehilangan bola berulang kali.
- Penggantian pemain: Perubahan pada menit ke-55 tidak meningkatkan kreativitas serangan, melainkan menurunkan ritme permainan.
Setelah pertandingan, Deschamps menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memperbaiki performa menjelang laga selanjutnya. Ia menekankan pentingnya belajar dari kekalahan ini, memperbaiki detail teknis, dan menumbuhkan mental juara dalam setiap sesi latihan.
Para pemain juga diharapkan meningkatkan konsistensi dalam eksekusi tendangan bebas dan serangan balik, dua aspek yang menjadi keunggulan Inggris dalam pertandingan tersebut. Dengan perbaikan yang tepat, Deschamps optimis timnya dapat kembali bersaing di level tertinggi pada kompetisi mendatang.