Setapak Langkah – 03 April 2026 | Jalan Tol Jakarta‑Cikampek mengalami perubahan pola arus kendaraan pada libur panjang Jumat Agung, 3 April 2026. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow pada ruas kilometer 47 hingga kilometer 66 arah Cikampek.
Contraflow berarti satu jalur arah Cikampek ditutup sementara, dan dua jalur yang biasanya melayani arah Jakarta dipakai bergantian untuk menampung arus balik. Kebijakan ini diberlakukan sejak pukul 06.00 WIB hingga 22.00 WIB pada hari tersebut, dengan tujuan mengurangi kepadatan yang diperkirakan mencapai 70‑80 % kapasitas normal.
| Waktu | Pengaturan Lajur |
|---|---|
| 06.00 – 12.00 WIB | 2 lajur arah Jakarta, 1 lajur arah Cikampek (contraflow) |
| 12.00 – 18.00 WIB | 2 lajur arah Jakarta, 1 lajur arah Cikampek (contraflow) |
| 18.00 – 22.00 WIB | 2 lajur arah Jakarta, 1 lajur arah Cikampek (contraflow) |
Beberapa dampak yang diantisipasi antara lain:
- Pengurangan waktu tempuh rata‑rata sebesar 20‑30 menit dibandingkan tanpa contraflow.
- Penurunan tingkat kemacetan di pintu keluar tol Cikarang dan Karawang.
- Peningkatan risiko kecelakaan jika pengendara tidak mematuhi rambu.
Untuk mengoptimalkan manfaat kebijakan ini, pengendara disarankan:
- Meninggalkan rumah lebih awal, idealnya sebelum pukul 05.30 WIB.
- Mengecek kondisi lalu lintas melalui aplikasi resmi atau media sosial JTT sebelum berangkat.
- Mematuhi semua rambu dan petunjuk petugas di lokasi.
- Jika memungkinkan, menggunakan rute alternatif seperti Jalan Tol Jakarta‑Cikampek bagian selatan atau jaringan jalan provinsi.
- Menjaga jarak aman dan menghindari pengereman mendadak.
Dengan pelaksanaan contraflow ini, diharapkan arus kendaraan pada hari libur dapat lebih teratur, mengurangi kerugian ekonomi akibat keterlambatan, serta memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman bagi para pengguna tol.