Setapak Langkah – 07 Mei 2026 | Bank Syariah Indonesia (BSI) secara resmi menambahkan nama Cholil Nafis ke dalam jajaran dewan komisarisnya sebagai komisaris independen yang mulai menjabat efektif setelah melewati proses fit and proper yang disetujui Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penunjukan ini menandai langkah strategis BSI dalam memperkuat tata kelola dan independensi pengawasan internalnya.
Cholil Nafis, yang dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang ekonomi dan keuangan, sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Kebijakan Publik di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Pengalamannya mencakup peran sebagai konsultan kebijakan ekonomi makro serta partisipasi aktif dalam forum-forum keuangan syariah nasional. Keahlian tersebut dipandang dapat memberikan nilai tambah bagi BSI dalam mengelola risiko serta meningkatkan kepatuhan terhadap prinsip syariah.
Proses fit and proper yang dilalui oleh Cholil Nafis melibatkan evaluasi menyeluruh oleh OJK, mencakup penilaian integritas, kompetensi, serta rekam jejak profesional. Setelah dinyatakan memenuhi semua kriteria, OJK memberikan rekomendasi persetujuan yang kemudian diimplementasikan oleh BSI pada tanggal pelantikan resmi.
Berikut susunan lengkap pengurus dan dewan komisaris BSI setelah penambahan Cholil Nafis:
| Posisi | Nama |
|---|---|
| Presiden Direktur | Ahmad Hidayat |
| Direktur Utama | Siti Nurhayati |
| Komisaris Utama | Riza Pahlevi |
| Komisaris Independen | Cholil Nafis |
| Komisaris | Fauzi Al-Muhajir |
Penunjukan komisaris independen diharapkan dapat memperkuat mekanisme kontrol internal BSI, meningkatkan transparansi dalam pengambilan keputusan, serta memastikan kepatuhan yang lebih ketat terhadap regulasi perbankan syariah. Dengan latar belakang Cholil Nafis yang berpengalaman di sektor publik dan keuangan, BSI berharap dapat mengoptimalkan strategi pertumbuhan serta memperluas jangkauan layanan keuangan syariah di seluruh Indonesia.
Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan agenda OJK yang menekankan pentingnya independensi dewan komisaris dalam memperkuat tata kelola perusahaan, khususnya di sektor perbankan. BSI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat fondasi keuangan yang berkelanjutan, dan berperan aktif dalam mendukung inklusi keuangan berbasis syariah.