Setapak Langkah – 02 April 2026 | Produsen mobil asal Tiongkok, Chery, mengumumkan bahwa mereka tengah mengembangkan teknologi baterai solid-state yang diklaim dapat meningkatkan jarak tempuh kendaraan listrik hingga 1.500 kilometer dalam satu kali pengisian.
Berbeda dengan baterai lithium‑ion konvensional yang menggunakan elektrolit cair, baterai solid-state memanfaatkan elektrolit padat. Struktur ini menawarkan beberapa keunggulan utama, antara lain densitas energi yang lebih tinggi, keamanan yang lebih baik, serta waktu pengisian yang lebih singkat.
- Densitas energi tinggi: Memungkinkan penyimpanan lebih banyak energi dalam volume yang lebih kecil.
- Keamanan superior: Risiko kebocoran atau kebakaran berkurang secara signifikan.
- Pengisian cepat: Target pengisian penuh dalam kurang dari 15 menit.
Berikut adalah perkiraan spesifikasi yang diharapkan dari baterai solid-state Chery:
| Aspek | Perkiraan Nilai |
|---|---|
| Densitas energi | ≈ 500 Wh/kg |
| Waktu pengisian 80 % | ≈ 12 menit |
| Umur siklus | ≥ 2.000 siklus |
| Jarak tempuh | 1.500 km |
Jika berhasil, teknologi ini dapat mengubah paradigma pasar mobil listrik, terutama di wilayah dengan infrastruktur pengisian yang masih berkembang. Jarak tempuh 1.500 km akan menurunkan kekhawatiran “range anxiety” dan memungkinkan penggunaan EV untuk perjalanan antar‑kota tanpa sering berhenti mengisi daya.
Namun, tantangan produksi massal tetap signifikan. Baterai solid-state memerlukan material khusus seperti sulfida atau oksida yang masih mahal, serta proses manufaktur yang belum sepenuhnya dioptimalkan untuk skala industri. Chery memperkirakan peluncuran komersial pertama akan terjadi pada akhir 2026 atau awal 2027, setelah fase uji coba selesai.
Para analis industri menilai bahwa keberhasilan Chery dapat memberi dorongan kompetitif bagi produsen mobil listrik lainnya, termasuk pemain lokal Indonesia yang sedang mengembangkan ekosistem EV. Pemerintah Indonesia pun telah menyiapkan insentif untuk kendaraan dengan jarak tempuh tinggi, sehingga teknologi ini berpotensi mendapat dukungan kebijakan yang kuat.
Secara keseluruhan, inovasi baterai solid-state Chery menandai langkah penting menuju mobil listrik dengan jangkauan yang lebih realistis bagi konsumen, sekaligus membuka peluang baru bagi pengembangan infrastruktur energi bersih.