Setapak Langkah – 22 Juli 2026 | CBRE Indonesia melaporkan bahwa sektor data center menjadi pendorong utama peningkatan permintaan lahan industri di wilayah Jabodetabek pada kuartal kedua tahun 2026. Menurut data terbaru, total luas lahan industri yang terpakai naik sebesar 62 hektar dibandingkan kuartal sebelumnya.
Permintaan sewa lahan logistik tetap menunjukkan kekuatan yang signifikan, didorong oleh pertumbuhan e‑commerce, kebutuhan penyimpanan data, serta investasi infrastruktur digital yang terus meningkat. Perusahaan pengelola data center, baik lokal maupun multinasional, menambah kapasitas di beberapa lokasi strategis, sehingga menimbulkan kebutuhan tambahan untuk bangunan pendukung seperti ruang pendingin, fasilitas listrik, dan area keamanan.
Faktor-faktor yang memicu lonjakan tersebut antara lain:
- Ekspansi jaringan serat optik dan layanan cloud yang menuntut fasilitas data center yang lebih dekat dengan pusat bisnis.
- Kenaikan volume transaksi digital dan kebutuhan penyimpanan data yang terus bertambah.
- Peningkatan investasi asing di sektor teknologi dan infrastruktur digital Indonesia.
Berikut ini ringkasan pertumbuhan lahan industri di Jabodetabek pada dua kuartal terakhir:
| Kuartal | Pertumbuhan Lahan (hektar) |
|---|---|
| Q1 2026 | 45 |
| Q2 2026 | 62 |
Para analis memperkirakan tren ini akan berlanjut menjelang paruh kedua tahun 2026, seiring dengan rencana pembangunan data center tambahan dan peningkatan adopsi layanan digital di kalangan bisnis maupun konsumen. Hal ini menandakan peluang investasi yang menjanjikan bagi pengembang properti industri serta penyedia layanan logistik di kawasan metropolitan tersebut.