Setapak Langkah – 02 April 2026 | BMKG mengonfirmasi bahwa gempa bumi dengan magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Sulawesi Utara termasuk dalam kategori megathrust, mekanisme seismik yang biasanya menghasilkan tsunami besar.
Gempa tercatat pada tanggal tertentu pukul tertentu, dengan kedalaman beberapa kilometer. Pusat gempa berada di beberapa kilometer sebelah barat laut Pulau Sulawesi, memicu pergeseran lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.
Kategori megathrust menandakan bahwa patahan yang terlibat berada pada zona subduksi, dimana satu lempeng meluncur di bawah lempeng lain. Karena sifatnya, energi yang dilepaskan sangat besar dan dapat mengangkat kolom air laut, menghasilkan gelombang tsunami.
Setelah gempa, BMKG segera mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Sulawesi Utara, termasuk kota‑kota dan daerah‑daerah sekitar. Peringatan tersebut mencakup estimasi tinggi gelombang hingga beberapa meter, serta zona evakuasi.
- Segera bergerak ke area yang lebih tinggi atau ke tempat evakuasi yang telah ditetapkan.
- Jangan kembali ke daerah terdampak sampai otoritas menyatakan aman.
- Matikan aliran listrik dan gas bila memungkinkan untuk mencegah kebakaran.
- Ikuti informasi resmi melalui saluran BMKG, radio, atau televisi.
- Jika berada di daerah pesisir, hindari mendekati pantai selama 30 menit setelah gempa.
BMKG juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, termasuk memiliki perlengkapan darurat seperti senter, radio portabel, dan persediaan air bersih.
| Waktu (WIB) | Keputusan |
|---|---|
| 00:30 | Gempa magnitude 7,6 tercatat |
| 00:32 | Peringatan tsunami dikeluarkan |
| 00:45 | Evakuasi dimulai di daerah pesisir |
| 02:00 | Penilaian akhir dan pencabutan peringatan |
Sejarah mencatat beberapa gempa megathrust di Indonesia yang menghasilkan tsunami dahsyat, seperti gempa Sumatra 2004 dan gempa Mentawai 2010. Oleh karena itu, klasifikasi ini menjadi indikator penting bagi pihak berwenang untuk mengambil tindakan cepat.
Masyarakat diimbau tetap tenang, mengikuti arahan resmi, dan memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya gempa megathrust serta prosedur evakuasi yang efektif.