Setapak Langkah – 11 Mei 2026 | Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia memperkuat strategi layanan kurban tahun ini dengan tujuan menjadikan proses kurban lebih transparan, mudah diakses, dan memberikan manfaat sosial yang luas.
Strategi baru mencakup digitalisasi penuh mulai dari pendaftaran hingga penyaluran daging kurban, sehingga donatur dapat memilih hewan, memantau proses penyembelihan, dan mendapatkan laporan distribusi melalui aplikasi seluler resmi Baznas.
Beberapa inisiatif utama yang diluncurkan antara lain:
- Platform daring terpadu yang memungkinkan pemilihan jenis hewan (sapi, kambing, domba) dan pembayaran secara elektronik.
- Kerja sama dengan peternak lokal untuk menjamin kualitas hewan serta mendukung ekonomi peternak kecil.
- Program “Kurban untuk Daur Ulang” yang menyalurkan daging kepada lembaga sosial, rumah yatim, dan komunitas rentan di seluruh wilayah Indonesia.
- Penerapan sistem pelacakan QR code pada setiap paket daging untuk memastikan transparansi distribusi.
- Pelatihan bagi relawan dan mitra distribusi mengenai standar higienis dan manajemen logistik.
Target Baznas pada tahun ini adalah meningkatkan partisipasi donatur sebesar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya, serta menyalurkan daging kurban ke lebih dari 2.000 lembaga sosial di 34 provinsi.
Dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berbasis teknologi, diharapkan layanan kurban tidak hanya menjadi ibadah individual, tetapi juga kontribusi signifikan terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.