Setapak Langkah – 02 April 2026 | Badan SAR Nasional (Basarnas) melaporkan bahwa satu warga di Manado meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut. Gempa tersebut tercatat memiliki magnitudo 7,6 pada skala Richer dan terjadi pada sore hari, menimbulkan getaran kuat di beberapa kecamatan sekitar kota.
- Tim Basarnas berkoordinasi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah untuk mempercepat proses evakuasi.
- Posko darurat dibuka di beberapa titik strategis untuk menampung korban yang membutuhkan pertolongan medis.
- Petugas terus memantau potensi gempa susulan serta memastikan keamanan jalur evakuasi.
Para ahli geologi memperingatkan bahwa wilayah Sulawesi Utara termasuk Manado berada di zona seismik aktif, sehingga potensi gempa susulan tidak dapat dikesampingkan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan menghindari daerah rawan longsor.
Pihak berwenang juga menyiapkan bantuan darurat berupa makanan, air bersih, serta perlengkapan medis bagi warga yang terdampak. Upaya rehabilitasi jangka panjang akan melibatkan pemulihan infrastruktur kritis seperti jalan, jembatan, dan fasilitas listrik.