Setapak Langkah – 05 April 2026 | Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, memaparkan langkah-langkah pemerintahannya dalam menghadapi krisis ekonomi dan sosial yang masih berlangsung. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor serta kebijakan fiskal yang responsif untuk menstabilkan pertumbuhan.
Dalam penjelasannya, Anwar menyoroti tiga prioritas utama: pemulihan pasar tenaga kerja, pengendalian inflasi, dan dukungan kepada usaha kecil menengah (UKM). Ia menambahkan bahwa pemerintah telah meningkatkan bantuan langsung tunai bagi keluarga berpenghasilan rendah dan memperluas program subsidi energi.
- Pemulihan tenaga kerja: Peluncuran program pelatihan ulang dan insentif bagi perusahaan yang menyerap tenaga kerja baru.
- Pengendalian inflasi: Penyesuaian tarif impor bahan pokok serta pengawasan ketat terhadap spekulasi harga.
- Dukungan UKM: Penurunan suku bunga kredit mikro dan penyediaan platform digital untuk pemasaran produk lokal.
Selain itu, Anwar juga membahas rencana pertemuan dengan Prabowo Subianto, tokoh politik Indonesia. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi wadah dialog bilateral untuk memperkuat kerja sama ekonomi, keamanan, dan pertukaran budaya antara kedua negara. Kedua pemimpin menekankan komitmen untuk menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara serta meningkatkan investasi lintas batas.
Dengan agenda yang jelas, Anwar berkeyakinan bahwa kebijakan yang diambil akan membantu Malaysia keluar dari krisis dan mempererat hubungan dengan tetangga Indonesia.