Setapak Langkah – 12 April 2026 | Penolakan publik Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, atas segala keterkaitannya dengan Jeffrey Epstein menimbulkan gelombang spekulasi di dunia maya. Dalam pernyataannya, Melania menegaskan bahwa ia tidak pernah berhubungan dengan pengusaha kontroversial tersebut, namun komentar itu justru memicu perbincangan tentang nama-nama yang muncul dalam jaringan sosial.
Jeffrey Epstein, seorang finansial asal Amerika, dikenal karena jaringan seksual yang melibatkan banyak perempuan muda dan tuduhan pelecehan seksual terhadap tokoh-tokoh elit. Pada tahun 2019, Epstein ditemukan tewas di sel penjara, yang kemudian memicu teori konspirasi dan investigasi lanjutan terkait jaringan pergaulannya.
Setelah Melania mengeluarkan penolakan, nama Amanda Ungaro muncul berulang kali di platform media sosial, terutama di grup‑grup diskusi yang membahas skandal Epstein. Ungaro disebut sebagai seorang perempuan asal Brasil yang konon memiliki hubungan dekat dengan Epstein, dan oleh sebagian netizen dianggap sebagai alasan mengapa Melania menolak keterkaitannya.
Berbagai fakta yang dapat dipastikan tentang Amanda Ungaro hingga kini sangat terbatas:
- Ia merupakan warga negara Brasil, namun tidak ada catatan publik yang mengaitkannya dengan dunia politik atau keuangan internasional.
- Nama Amanda pertama kali muncul pada thread Twitter dan forum daring pada akhir 2023, setelah pernyataan Melania.
- Tak ada bukti dokumenter, seperti foto, video, atau dokumen resmi, yang menghubungkan Ungaro secara langsung dengan Jeffrey Epstein.
- Beberapa penyelidik daring mencatat bahwa profil media sosial yang mengklaim menjadi Amanda tampak dibuat baru pada periode yang sama dengan penyebaran rumor.
Analisis para pakar media sosial menunjukkan bahwa penyebaran nama Amanda Ungaro lebih bersifat viral daripada berdasar pada fakta yang terverifikasi. Tanpa adanya sumber yang dapat dipercaya, banyak yang menilai keberadaan Amanda dalam narasi tersebut sebagai bagian dari hoaks yang dimanfaatkan untuk menambah sensasi pada perdebatan politik.
Meski demikian, fenomena ini menggarisbawahi betapa cepatnya rumor dapat menyebar di era digital, terutama bila melibatkan tokoh‑tokoh publik dan skandal besar. Penting bagi publik untuk menunggu verifikasi resmi sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.
Sejauh ini, tidak ada penyelidikan resmi yang mengaitkan Amanda Ungaro dengan kasus Jeffrey Epstein atau dengan keluarga Trump. Oleh karena itu, nama tersebut tetap berada dalam ranah spekulasi tanpa dasar faktual yang kuat.