Setapak Langkah – 11 April 2026 | PT Adhi Karya (Persero) Tbk berhasil mengamankan kontrak baru senilai Rp18,1 triliun yang dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2025. Kontrak ini mencakup serangkaian proyek gedung dan pembangunan jalan tol di wilayah Yogyakarta, yang diproyeksikan menjadi pendorong utama kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun ini.
Berikut adalah rincian utama dari kontrak tersebut:
- Proyek Gedung: Pengembangan beberapa gedung perkantoran dan fasilitas publik yang direncanakan selesai antara 2026‑2028.
- Proyek Tol Jogja: Pembangunan dan perpanjangan jaringan tol yang menghubungkan Yogyakarta dengan kota-kota sekitarnya, diperkirakan selesai pada akhir 2027.
Secara finansial, kontrak ini akan menambah pendapatan perusahaan secara signifikan. Tabel di bawah ini menampilkan perkiraan kontribusi masing-masing segmen proyek terhadap total nilai kontrak.
| Segmen Proyek | Nilai (Triliun Rp) |
|---|---|
| Gedung | 10,2 |
| Tol Jogja | 7,9 |
Dengan tambahan pendapatan sebesar itu, analis memperkirakan laba bersih Adhi Karya dapat meningkat hingga 15‑20 % dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dampak positif ini diharapkan juga dapat memperkuat posisi saham perusahaan di pasar modal, serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap BUMN sektor konstruksi.
Selain manfaat finansial, proyek-proyek ini diharapkan memberikan efek multiplier pada ekonomi regional, menciptakan ribuan lapangan kerja, serta memperbaiki konektivitas transportasi di Pulau Jawa. Pemerintah juga menilai proyek ini sebagai bagian penting dari program pembangunan infrastruktur nasional yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Ke depannya, Adhi Karya berencana mengoptimalkan sumber daya internal serta menggandeng mitra strategis untuk memastikan penyelesaian tepat waktu dan sesuai standar kualitas. Keberhasilan kontrak ini menjadi indikator kuat bahwa perusahaan mampu bersaing dalam tender proyek-proyek besar di tingkat nasional.