Setapak Langkah – 03 April 2026 | PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) melaporkan bahwa selama rangkaian libur Lebaran tahun 2026, Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) mencatat total 1.505.505 kendaraan yang melintas. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya, menandakan tingginya mobilitas masyarakat selama hari raya.
Data yang dirilis mencakup seluruh kendaraan pribadi, bus, serta kendaraan komersial yang menggunakan fasilitas tersebut. Puncak arus lalu lintas terjadi pada hari pertama Idul Fitri, dengan lebih dari 600 ribu kendaraan yang melintas dalam 24 jam.
| Hari | Jumlah Kendaraan |
|---|---|
| Hari 1 (Idul Fitri) | ~600.000 |
| Hari 2 | ~400.000 |
| Hari 3 | ~300.000 |
| Hari 4 | ~205.505 |
Lonjakan volume ini menambah beban operasional jalan layang, namun JJC menyatakan bahwa fasilitas tetap beroperasi dengan lancar berkat sistem manajemen lalu lintas yang terintegrasi dan tim pemeliharaan yang siaga 24 jam. Pihak pengelola juga menekankan pentingnya disiplin berkendara, terutama dalam menjaga jarak aman dan mematuhi batas kecepatan, guna mengurangi risiko kecelakaan.
Para pengguna jalan menilai kenyamanan dan kecepatan akses yang diberikan oleh Jalan Layang MBZ sangat membantu mengurangi kemacetan di jalur alternatif. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa kepadatan tinggi dapat memicu stres bagi pengemudi, sehingga disarankan untuk merencanakan perjalanan lebih awal.
Dengan tercapainya angka lebih dari satu setengah juta kendaraan, Jalan Layang MBZ kembali mempertegas perannya sebagai tulang punggung transportasi utama di wilayah Jawa Barat, khususnya dalam mendukung mobilitas massal selama periode libur panjang.