Setapak Langkah – 24 Agustus 2026 | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa hingga Minggu, 23 Agustus 2024, total korban jiwa akibat gempa bumi yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai 91 orang. Gempa berkekuatan besar tersebut terjadi pada tanggal 21 Agustus 2024 dan menimbulkan kerusakan luas di sejumlah kabupaten.
| Wilayah | Korban Jiwa |
|---|---|
| Kabupaten Manggarai | 30 |
| Kabupaten Ende | 20 |
| Kabupaten Sumba Barat | 15 |
| Kabupaten Kupang | 10 |
| Kabupaten Timor Tengah Selatan | 8 |
| Lainnya | 8 |
Selain korban jiwa, ribuan warga mengalami luka-luka ringan hingga berat, serta kehilangan tempat tinggal. Tim evakuasi BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lembaga kemanusiaan lainnya terus melakukan penyaluran bantuan logistik, termasuk makanan, air bersih, dan perlengkapan medis ke posko-posko darurat.
Upaya penanggulangan bencana juga mencakup pemulihan infrastruktur kritis, seperti jalan, jembatan, dan jaringan listrik. Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana khusus untuk proses rehabilitasi jangka pendek dan menengah, sementara tim ahli gempa bumi terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.
BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan resmi, dan melaporkan kondisi darurat melalui jalur komunikasi yang telah disediakan. Koordinasi lintas sektoral diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan mengurangi dampak sosial‑ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana alam ini.