Setapak Langkah – 20 Agustus 2026 | Perusahaan Negara Milik (PNM) bersama kementerian dan lembaga terkait telah mempercepat penyusunan rangkaian perangkat pendukung untuk meluncurkan ekosistem pembiayaan Mekaar dengan suku bunga tetap delapan persen.
Inisiatif ini bertujuan menyediakan akses kredit yang lebih terjangkau bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat berpendapatan rendah yang selama ini menghadapi hambatan biaya pinjaman tinggi.
Beberapa langkah strategis yang telah direncanakan meliputi:
- Penyusunan regulasi dan kebijakan internal yang menyesuaikan standar risiko dengan bunga rendah.
- Pembentukan tim lintas sektoral yang mencakup perwakilan Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi dan UKM, serta otoritas perbankan.
- Pengembangan platform digital untuk proses aplikasi, penilaian kelayakan, dan pencairan dana secara otomatis.
- Penyediaan pelatihan keuangan bagi calon penerima pembiayaan agar dapat mengelola pinjaman secara efektif.
- Monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan tingkat kegagalan kredit tetap berada pada level yang dapat dikelola.
Dengan suku bunga 8 persen, PNM berharap beban biaya pinjaman dapat ditekan secara signifikan dibandingkan dengan suku bunga pasar yang biasanya berada di atas 12 persen. Hal ini diharapkan meningkatkan daya saing UMKM serta mempercepat pertumbuhan ekonomi inklusif.
Pembiayaan Mekaar akan tersedia melalui jaringan cabang PNM serta mitra perbankan lain yang telah disertifikasi. Proses pengajuan diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu dua minggu, dengan pencairan dana dilakukan secara bertahap sesuai progres usaha.
Secara keseluruhan, ekosistem Mekaar ini diharapkan menjadi solusi pembiayaan yang berkelanjutan, memperluas inklusi keuangan, dan memberikan dukungan nyata bagi perekonomian nasional.