Setapak Langkah – 31 Juli 2026 | Koordinator Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko) Achmad Yurianto (AHY) menekankan pentingnya menjadikan kawasan transmigrasi sebagai magnet investasi guna memperkuat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Dalam sambutannya, AHY menyoroti peran Tim Ekspedisi Patriot 2026 yang diharapkan dapat memacu transformasi wilayah transmigrasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Tim Ekspedisi Patriot 2026 akan melakukan pemetaan potensi sumber daya alam, infrastruktur, serta tenaga kerja di kawasan transmigrasi. Hasil pemetaan tersebut akan dijadikan dasar perencanaan investasi yang terintegrasi, mencakup sektor pertanian modern, industri pengolahan, dan energi terbarukan.
Beberapa langkah strategis yang diusulkan antara lain:
- Pengembangan pusat riset dan inkubator bisnis di daerah transmigrasi untuk mendukung inovasi lokal.
- Peningkatan akses transportasi dan logistik guna mempermudah distribusi produk.
- Penerapan kebijakan fiskal yang menarik, seperti insentif pajak bagi investor yang menanamkan modal di kawasan tersebut.
- Kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian untuk transfer teknologi.
Dengan fokus pada keberlanjutan, AHY berharap investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja yang stabil dan ramah lingkungan. Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan harus senantiasa mengedepankan kesejahteraan masyarakat transmigran.
Pengalaman Tim Ekspedisi Patriot 2026 diharapkan menjadi contoh bagi program serupa di wilayah lain, memperkuat jaringan investasi nasional serta mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan Indonesia.