Setapak Langkah – 30 Juli 2026 | Juru bicara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sekretaris Jenderal Hadi, menyampaikan harapannya agar generasi muda Pamong Praja yang baru lulus dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dapat menjadi agen perubahan yang dinamis di tingkat daerah.
Program Pamong Praja Muda IPDN menugaskan total 1.204 lulusan untuk mengabdi selama periode tertentu. Dari jumlah tersebut, 135 orang ditempatkan di instansi pusat, sementara 1.069 lainnya ditugaskan di lingkungan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
| Penempatan | Jumlah |
|---|---|
| Instansi Pusat | 135 |
| Pemerintahan Daerah | 1.069 |
Penempatan di tingkat pusat diharapkan dapat memperkuat koordinasi kebijakan nasional, sedangkan penempatan di daerah bertujuan mempercepat implementasi program pemerintah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat lokal. Dengan latar belakang akademik dan pelatihan intensif di IPDN, para Pamong Praja Muda diharapkan mampu membawa inovasi, memperbaiki birokrasi, dan menumbuhkan budaya kerja yang lebih transparan.
Hadi menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat pusat dan daerah, serta dukungan dari pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan mereka akan diukur dari kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki layanan publik, dan mengurangi kesenjangan pembangunan.
Dengan semangat muda dan komitmen yang tinggi, diharapkan para Pamong Praja Muda IPDN akan menjadi motor penggerak perubahan positif di setiap wilayah, menjadikan pelayanan publik lebih responsif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.