Setapak Langkah – 27 Juli 2026 | PT Pegadaian (Persero) kembali menunjukkan daya tahan sebagai pilar keuangan nasional dengan mencatatkan kinerja positif hingga 30 Juni 2026. Dalam laporan separuh pertama tahun ini, perusahaan berhasil menembus rekor pertumbuhan yang belum pernah dicapai sebelumnya.
Berbagai indikator keuangan utama menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2025, antara lain:
| Indikator | H1 2025 | H1 2026 | Growth |
|---|---|---|---|
| Pendapatan Operasional | Rp 8,5 triliun | Rp 9,8 triliun | +15,3% |
| Laba Bersih | Rp 1,2 triliun | Rp 1,5 triliun | +25,0% |
| Portofolio Kredit | Rp 30 triliun | Rp 34,5 triliun | +15,0% |
| Transaksi Digital | Rp 2,0 triliun | Rp 3,2 triliun | +60,0% |
Peningkatan tersebut didorong oleh strategi “Tumbuh Bersama Danantara”, sebuah inisiatif kolaboratif antara Pegadaian dan mitra fintech Danantara untuk memperluas layanan digital, meningkatkan inklusi keuangan, dan mengoptimalkan proses pinjaman. Program ini mencakup peluncuran aplikasi mobile terbaru, integrasi sistem pembayaran elektronik, serta program edukasi keuangan bagi nasabah di wilayah pedesaan.
Selain pertumbuhan finansial, Pegadaian juga mencatatkan peningkatan signifikan dalam kualitas aset. Non-performing loan (NPL) turun menjadi 1,8% dari 2,4% pada periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan efektivitas penilaian risiko dan penagihan yang lebih ketat.
Manajemen Pegadaian menegaskan komitmen untuk terus memperkuat ekosistem keuangan nasional, dengan target memperluas jaringan agen hingga 1.200 titik baru dan meningkatkan pangsa pasar layanan gadai mikro sebesar 5 poin persentase pada akhir 2026.
Para analis menilai bahwa kombinasi inovasi digital, kemitraan strategis, dan kebijakan kredit yang responsif dapat menjadikan Pegadaian sebagai model bagi institusi keuangan lainnya dalam menghadapi tantangan ekonomi pasca‑pandemi.