Setapak Langkah – 05 Juli 2026 | JAKARTA – Menyusul rapat koordinasi antara Kementerian Keuangan dan kementerian/lembaga (K/L), Purbaya Yudhi Sadewa, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, mengungkapkan bahwa usulan tambahan anggaran K/L mencapai Rp 984 triliun. Purbaya menegaskan bahwa tidak semua usulan tersebut akan dipenuhi karena keterbatasan fiskal dan prioritas kebijakan.
Berikut adalah rincian singkat mengenai total usulan tambahan anggaran:
| Komponen | Nilai (Triliun Rupiah) |
|---|---|
| Total Usulan K/L | 984 |
| Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 | 6.200 |
| Persentase Usulan terhadap APBN | 15,9% |
Dengan proporsi hampir 16% dari total APBN, Purbaya menekankan bahwa seleksi ketat diperlukan untuk menghindari defisit yang berlebihan. Ia juga menambahkan bahwa K/L harus mempertimbangkan efisiensi belanja, pengurangan duplikasi program, dan peningkatan kinerja anggaran.
Pengamat ekonomi memperkirakan bahwa hanya sebagian kecil dari usulan tersebut yang akan disetujui, terutama yang berhubungan dengan infrastruktur strategis, kesehatan, dan pendidikan. Sementara itu, usulan yang dianggap kurang mendesak atau tidak memiliki justifikasi yang kuat kemungkinan akan ditolak atau direvisi.
Purbaya menutup pernyataannya dengan harapan bahwa proses seleksi akan transparan dan akuntabel, serta menghasilkan alokasi anggaran yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kesejahteraan rakyat.