histats

Elevasi Air Bendungan Wonorejo Turun 10 Meter, Operasi PLTA Dipangkas menjadi 5 Jam per Hari

Elevasi Air Bendungan Wonorejo Turun 10 Meter, Operasi PLTA Dipangkas menjadi 5 Jam per Hari

Setapak Langkah – 05 Juli 2026 | Pada pekan ini, elevasi air di Bendungan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur tercatat turun hingga 10 meter dibandingkan dengan level normal. Penurunan tersebut memaksa pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Wonorejo menurunkan jam operasional menjadi hanya lima jam per hari.

PLTA Wonorejo memiliki kapasitas terpasang sebesar 6,3 megawatt (MW). Meskipun jam operasional dibatasi, pembangkit masih mampu menghasilkan rata-rata 5,7 MW selama periode kerja. Penurunan ini menurunkan efisiensi pemanfaatan kapasitas sebesar sekitar 9,5 persen.

Berikut ringkasan data produksi listrik sebelum dan sesudah penurunan operasional:

Parameter Sebelum Penurunan Setelah Penurunan
Kapasitas Terpasang 6,3 MW 6,3 MW
Jam Operasi per Hari 24 jam 5 jam
Daya yang Dihasilkan (rata‑rata) 6,3 MW 5,7 MW
Penurunan Produksi ~9,5 %

Penurunan level air diperkirakan disebabkan oleh kombinasi curah hujan yang lebih rendah selama beberapa bulan terakhir dan meningkatnya kebutuhan air untuk irigasi pertanian di daerah sekitarnya. Dampak langsungnya tidak hanya terasa pada produksi listrik, tetapi juga pada pasokan air baku bagi rumah tangga dan sektor industri.

Pengelola PLTA Wonorejo menyatakan bahwa langkah pemotongan jam operasional merupakan upaya sementara untuk menyeimbangkan kebutuhan air antara pembangkit listrik dan penggunaan lainnya. Mereka juga menegaskan bahwa pemeliharaan turbin dan generator tetap dilakukan secara rutin demi menjaga kinerja optimal ketika operasi kembali ditingkatkan.

Jika tren penurunan elevasi air berlanjut, diperkirakan produksi listrik dari PLTA Wonorejo dapat menurun lebih signifikan, yang berpotensi mempengaruhi pasokan listrik di wilayah Jawa Timur, khususnya pada jam-jam puncak. Pemerintah daerah dan BUMN terkait tengah mengevaluasi opsi tambahan, seperti peningkatan kapasitas penyimpanan air atau integrasi sumber energi terbarukan lain untuk menutup defisit energi.

Pengamatan jangka panjang menunjukkan bahwa perubahan iklim dan pola curah hujan yang tidak menentu dapat menambah tantangan bagi pembangkit listrik tenaga air di Indonesia. Oleh karena itu, diversifikasi sumber energi serta pengelolaan sumber daya air yang lebih adaptif menjadi agenda penting ke depan.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *