Setapak Langkah – 17 Juni 2026 | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan kabar terbaru terkait dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada hari Rabu kemarin. Berdasarkan data terkini, sebanyak 109 orang telah dipindahkan ke tempat penampungan sementara, sementara 8 orang mengalami luka berat dan 24 orang luka ringan.
Gempa dengan kedalaman sekitar 10 km ini meluluhkan bangunan di sejumlah desa, menyebabkan sebagian rumah tidak layak huni. Tim SAR dan petugas BNPB bersama TNI, Polri, serta relawan lokal segera melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan pertama kepada para korban.
| Kategori | Jumlah |
|---|---|
| Pengungsi | 109 jiwa |
| Luka Berat | 8 orang |
| Luka Ringan | 24 orang |
Petugas medis yang ditempatkan di posko pertolongan pertama telah menangani semua kasus luka dengan memberikan perawatan awal dan merujuk pasien luka berat ke rumah sakit terdekat. Sementara itu, kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan pakaian hangat terus dipenuhi oleh tim logistik BNPB.
Warga di daerah terdampak diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. BNPB menegaskan bahwa pemantauan seismik sedang dilakukan secara intensif, dan setiap informasi terbaru akan disampaikan melalui media resmi.
Selain bantuan medis, pemerintah daerah bersama Badan Penyelamat Nasional (Basarnas) juga menyiapkan paket bantuan berupa selimut, tenda darurat, dan perlengkapan kebersihan untuk memastikan kenyamanan sementara bagi para pengungsi.
Kondisi cuaca yang diperkirakan akan berubah menjadi lebih hujan dalam beberapa hari ke depan menambah tantangan bagi tim penanganan. Oleh karena itu, upaya mitigasi risiko longsor dan banjir juga menjadi prioritas dalam koordinasi lapangan.
BNPB menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengikuti arahan resmi demi keamanan bersama.