Setapak Langkah – 16 Juni 2026 | Pada Selasa, 16 Juni 2026 pukul 10.27 WIB, wilayah Palu, Sulawesi Tengah, diguncang gempa utama berkekuatan magnitude 6,7. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa setelah gempa utama tersebut, terjadi sembilan gempa susulan dalam kurun waktu singkat.
Gempa susulan terbesar memiliki magnitude 5,1, sementara sisanya berkisar antara magnitude 3,2 hingga 4,8. Berikut rangkaian gempa susulan yang terdeteksi:
- 06:45 WIB – M3,2
- 07:12 WIB – M3,8
- 07:48 WIB – M4,0
- 08:20 WIB – M4,5
- 09:03 WIB – M3,9
- 09:35 WIB – M4,8
- 10:01 WIB – M5,1 (gempa susulan terbesar)
- 10:22 WIB – M3,7
- 10:45 WIB – M4,2
BMKG menegaskan bahwa gempa susulan merupakan bagian wajar dari proses penyesuaian tektonik setelah gempa utama. Namun, setiap gempa susulan berpotensi menimbulkan kerusakan tambahan, terutama pada bangunan yang sudah lemah.
Untuk mengurangi risiko, BMKG memberikan beberapa rekomendasi keselamatan:
- Segera mencari tempat perlindungan yang aman, seperti di bawah meja kuat atau di ambang pintu.
- Jangan gunakan lift selama aktivitas seismik berlangsung.
- Periksa kondisi struktur rumah, terutama retakan pada dinding dan fondasi.
- Jika berada di luar, hindari berada di dekat bangunan tinggi, tiang listrik, atau pohon besar.
- Ikuti informasi resmi dari BMKG dan otoritas setempat melalui siaran radio atau media sosial resmi.
Petugas darurat dan tim penanggulangan bencana setempat telah dikerahkan untuk menilai kerusakan serta membantu evakuasi warga yang membutuhkan bantuan. Hingga saat ini, laporan korban luka masih terbatas dan tidak ada laporan korban jiwa yang signifikan.
BMKG akan terus memantau aktivitas seismik di wilayah Palu dan sekitarnya, serta memperbaharui publik secara berkala mengenai potensi gempa susulan selanjutnya.