Setapak Langkah – 11 Juni 2026 | Pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Timur (BI Jatim) mengadakan pertemuan dengan demonstran mahasiswa Cipayung Plus untuk menguraikan rencana kebijakan yang bertujuan memperkuat nilai tukar rupiah di tengah tantangan pasar global.
- Penyesuaian suku bunga acuan – Menyesuaikan BI 7-Day Reverse Repo Rate untuk menambah daya tarik investasi dalam negeri dan menahan arus keluar modal.
- Intervensi pasar valuta asing – Melakukan penjualan dolar secara terkoordinasi di pasar spot bila terjadi tekanan jual berlebih pada rupiah.
- Peningkatan likuiditas melalui operasi pasar terbuka – Menyuntikkan likuiditas ke sistem perbankan dengan membeli surat berharga pemerintah guna menstabilkan pasar uang.
- Penguatan pengawasan sektor perbankan – Meningkatkan pengawasan atas pinjaman luar negeri dan memperketat rasio likuiditas bank untuk mengurangi risiko depresiasi.
- Koordinasi kebijakan fiskal dan moneter – Bekerja sama dengan Kementerian Keuangan dalam menyusun paket stimulus yang selaras dengan upaya stabilisasi nilai tukar.
Kelima langkah tersebut diharapkan dapat menurunkan volatilitas nilai tukar, meningkatkan kepercayaan investor, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. BI Jatim menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat dinamis dan akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan ekonomi global.