Setapak Langkah – 09 Juni 2026 | Kepala Center for Sharia Economic Development (CSED) di Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nur, menekankan pentingnya kolaborasi antara industri halal dan sektor keuangan syariah untuk memperkuat perekonomian nasional. Ia menyatakan bahwa sinergi keduanya dapat meningkatkan daya saing produk halal, memperluas akses pembiayaan, serta menarik investasi baik domestik maupun asing.
- Pengembangan Produk Halal: Memperkuat riset dan inovasi untuk menghasilkan produk yang memenuhi standar halal internasional.
- Pembiayaan Syariah: Menyediakan fasilitas kredit, investasi, dan asuransi yang sejalan dengan prinsip syariah untuk pelaku industri halal.
- Kolaborasi Pemerintah dan Swasta: Mendorong regulasi yang memudahkan integrasi antara kedua sektor serta menciptakan ekosistem yang mendukung.
- Pendidikan dan Sertifikasi: Meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui program pelatihan dan sertifikasi halal serta keuangan syariah.
Nur juga mengingatkan bahwa tantangan utama meliputi kurangnya pemahaman tentang standar halal di kalangan produsen, serta keterbatasan akses ke produk keuangan syariah yang kompetitif. Oleh karena itu, Indef berkomitmen untuk menjadi penghubung antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga keuangan dalam rangka menciptakan sinergi yang produktif.
Dengan mengintegrasikan kekuatan industri halal dan keuangan syariah, diharapkan Indonesia dapat memaksimalkan potensi pasar global yang diperkirakan mencapai triliunan dolar, sekaligus memperkuat inklusi keuangan bagi UMKM yang bergerak di sektor halal.