Setapak Langkah – 08 Juni 2026 | Pasar properti Indonesia menunjukkan pergeseran signifikan pada tahun 2026, di mana permintaan untuk rumah berukuran lebih luas mengalami kenaikan tajam. Fenomena ini dipicu oleh perubahan gaya hidup, peningkatan daya beli, serta kebijakan pemerintah yang mendukung kepemilikan rumah.
Faktor Demografis dan Keluarga
Generasi milenial dan Gen Z yang kini memasuki fase pembentukan keluarga cenderung mencari hunian dengan ruang lebih banyak untuk menampung anggota keluarga yang bertambah. Data Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan rumah tangga beranggotakan empat orang atau lebih naik sebesar 12% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengaruh Kebijakan Pemerintah
Pemerintah meluncurkan program subsidi kredit rumah bagi rumah berukuran di atas 120 meter persegi, yang menurunkan suku bunga hingga 3,5% per tahun. Kebijakan ini membuat pembiayaan rumah besar menjadi lebih terjangkau bagi kalangan menengah ke atas.
Perubahan Preferensi Investasi
Investor properti semakin memandang rumah tipe besar sebagai aset yang lebih stabil. Karena ruang yang lebih luas, properti tersebut cenderung memiliki nilai sewa lebih tinggi dan potensi apresiasi harga yang lebih kuat dalam jangka panjang.
Data Penjualan Tahun 2026
| Kategori Rumah | Penjualan (Unit) | Persentase Pertumbuhan |
|---|---|---|
| Tipe 36-45 m² | 45.000 | +4% |
| Tipe 46-70 m² | 68.000 | +7% |
| Tipe >70 m² | 53.000 | +15% |
Data di atas mengindikasikan bahwa rumah dengan luas lebih dari 70 meter persegi mencatat pertumbuhan penjualan tertinggi, menguatkan tren permintaan rumah besar.
Prospek ke Depan
Jika tren ini berlanjut, pengembang diprediksi akan meningkatkan proporsi proyek perumahan berukuran lebih luas, sekaligus menyesuaikan desain dengan kebutuhan ruang kerja dari rumah (home office) dan area rekreasi pribadi. Konsumen juga diharapkan semakin menuntut fasilitas ramah lingkungan, seperti taman internal dan sistem energi terbarukan.
Secara keseluruhan, kombinasi faktor demografis, kebijakan kredit, dan persepsi investasi menjadi pendorong utama lonjakan permintaan rumah tipe besar pada tahun 2026.