Setapak Langkah – 25 Mei 2026 | Program Merger Binaan Gerakan (MBG) yang dicanangkan pemerintah untuk menurunkan tingkat pengangguran kini mengklaim telah menampung sekitar 1,28 juta tenaga kerja. Inisiatif ini menargetkan penciptaan lapangan kerja melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penempatan tenaga kerja di sektor‑sektor produktif.
Distribusi Penyerapan Pekerja
| Wilayah | Jumlah Pekerja Diserap |
|---|---|
| Jawa Barat | 340.000 |
| Sumatera Utara | 210.000 |
| Kalimantan Timur | 150.000 |
| Daerah Lain | 580.000 |
Program MBG tidak hanya fokus pada penempatan kerja, tetapi juga memberikan pelatihan keterampilan, bantuan modal, dan pendampingan teknis bagi UMKM. Hingga kini, lebih dari 12.000 usaha kecil mendapat akses pendanaan dengan rata‑rata pinjaman sebesar Rp 15 juta per usaha.
Dampak terhadap Pengangguran
- Penurunan tingkat pengangguran terbuka sebesar 0,7 poin persentase secara nasional.
- Pengangguran terbuka di wilayah‑wilayah prioritas menurun hingga 1,2 poin persentase.
- Peningkatan partisipasi angkatan kerja, terutama bagi perempuan dan pemuda, meningkat 3,5%.
Pengamat ekonomi menilai bahwa keberhasilan program ini dapat memperkuat basis ekonomi domestik, terutama melalui penguatan rantai nilai UMKM. Namun, mereka juga menekankan perlunya evaluasi berkelanjutan untuk memastikan penempatan kerja yang berkelanjutan dan menghindari ketergantungan pada subsidi.
Ke depan, pemerintah berencana memperluas skema MBG ke lebih banyak sektor, termasuk pariwisata berbasis komunitas dan teknologi digital, guna menciptakan peluang kerja yang lebih beragam dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global.