histats

Kisah Haru Sitimah, Guru SD di Kudus yang Tetap Mengajar di Tengah Keterbatasan

Kisah Haru Sitimah, Guru SD di Kudus yang Tetap Mengajar di Tengah Keterbatasan

Setapak Langkah – 15 Mei 2026 | Sitimah, seorang guru Sekolah Dasar di Kudus, menjadi contoh nyata semangat pengabdian di tengah keterbatasan sarana dan prasarana. Meskipun kelasnya hanya dilengkapi dengan papan tulis usang, buku pelajaran yang sudah usang, dan fasilitas listrik yang sering padam, ia tetap melaksanakan proses belajar mengajar dengan inovatif.

Sejak menginjakkan kaki di dunia pendidikan, Sitimah selalu menekankan pentingnya rasa ingin tahu pada anak-anak. Ia mengganti buku rusak dengan catatan buatan sendiri, memanfaatkan bahan daur ulang untuk media pembelajaran, serta mengajak warga sekitar untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar.

  • Ruang kelas tanpa pendingin udara, mengandalkan ventilasi alami.
  • Keterbatasan buku teks; sebagian besar digantikan oleh materi buatan guru.
  • Frekuensi pemadaman listrik hingga 3 kali sehari.
  • Kurangnya akses internet untuk materi digital.

Meski menghadapi hal‑hal tersebut, Sitimah tidak menyerah. Ia mengorganisir “kelas terbuka” di lapangan sekolah ketika cuaca mendukung, serta mengundang orang tua untuk membantu menyiapkan alat peraga sederhana.

Kebutuhan Solusi Sitimah
Buku pelajaran Materi buatan tangan, fotokopi gratis dari perpustakaan daerah
Listrik Penggunaan lampu tenaga surya portabel, pelajaran di siang hari
Internet Materi offline, video yang diunduh sebelumnya, penggunaan modul cetak

Dedikasi Sitimah mendapat apresiasi dari masyarakat Kudus. Orang tua melaporkan peningkatan motivasi belajar pada anak‑anak mereka, dan beberapa lembaga lokal mulai menyiapkan donasi untuk memperbaiki fasilitas sekolah. Cerita Sitimah menjadi inspirasi bagi guru‑guru lain di Indonesia, menunjukkan bahwa semangat dan kreativitas dapat mengatasi keterbatasan materi.

Ke depan, Sitimah berharap pemerintah daerah dapat meningkatkan alokasi dana bagi sekolah‑sekolah di daerah terpencil, agar guru tidak lagi harus mengandalkan improvisasi semata. Sementara itu, ia tetap berkomitmen menyalakan semangat belajar pada generasi muda Kudus, meski tantangan masih terus menghampiri.

Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.
Avatar for Setapak Langkah
Setapak Langkah Portal setapak langkah lahir untuk mengajak semua orang menikmati keindahan bumi pertiwi. Mulai dari Wisata alamnya yang manakjubkan, situs wisata sejarah yang penuh makna dan kuliner-kuliner nusantara yang nikmat rasanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *