Setapak Langkah – 13 Mei 2026 | Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas peranannya sebagai pionir pelaksanaan Program Kompetensi Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam sambutannya pada acara penyerahan penghargaan di Makassar, Wamenhan menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia di sektor pertahanan dan keamanan, terutama melalui inisiatif inovatif yang mengintegrasikan pelatihan kompetensi khusus bagi ASN.
Program Komcad ASN merupakan upaya pemerintah untuk membekali aparatur dengan kompetensi tambahan yang relevan dengan kebutuhan pertahanan negara. Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama yang mengimplementasikan program ini secara terstruktur, meliputi pelatihan teknis, manajemen risiko, dan pemahaman kebijakan pertahanan.
- Pelatihan teknis mencakup penggunaan perangkat keras dan lunak yang mendukung operasi pertahanan.
- Manajemen risiko difokuskan pada mitigasi ancaman siber dan non‑siber.
- Pemahaman kebijakan pertahanan menekankan sinergi antara pemerintah daerah dan kementerian.
Donny Ermawan menyatakan, “Keberhasilan Sulawesi Selatan menjadi pionir Komcad ASN menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat menghasilkan inovasi yang meningkatkan kesiapan nasional.” Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat direplikasi oleh provinsi lain sebagai model terbaik dalam pengembangan kompetensi ASN.
Penghargaan yang diberikan mencakup sertifikat penghargaan dan piagam apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Selatan serta pejabat terkait yang terlibat dalam pelaksanaan program. Selain itu, Wamenhan menegaskan dukungan kementerian untuk memperluas cakupan program ke seluruh wilayah Indonesia dalam jangka waktu lima tahun ke depan.
Dengan langkah ini, diharapkan ASN di seluruh Indonesia memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mendukung kebijakan pertahanan, memperkuat sinergi lintas sektoral, serta meningkatkan responsifitas terhadap tantangan keamanan yang semakin kompleks.