Setapak Langkah – 12 Mei 2026 | Dalam persidangan terbaru, terdakwa Nadiem Anwar Makarim menyatakan bahwa ia tidak mengingat secara pasti berapa besar gaji yang diterimanya selama menjabat sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek). Pernyataan tersebut muncul saat ia dimintai keterangan terkait dugaan penyalahgunaan dana publik.
| Komponen | Estimasi (Rp) |
|---|---|
| Gaji Pokok | 30.000.000‑35.000.000 |
| Tunjangan Jabatan | 5.000.000‑7.000.000 |
| Tunjangan Keluarga | 2.000.000‑3.000.000 |
| Fasilitas Lainnya | 1.000.000‑2.000.000 |
Walaupun angka-angka tersebut bersifat umum, Nadiem menegaskan bahwa ia tidak dapat mengingat secara tepat nilai total yang ia terima. Ia menambah bahwa fokusnya selama menjabat adalah pada reformasi pendidikan, bukan pada detail administratif gaji.
Pernyataan ini menuai beragam reaksi. Beberapa pengamat menilai bahwa ketidaktahuan mengenai gaji dapat menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas pejabat publik. Sementara itu, pendukung Nadiem berargumen bahwa ingatan pribadi tidak relevan dengan fakta yang sudah tercatat secara resmi.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, dan otoritas terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi lebih lanjut mengenai keakuratan data keuangan pejabat negara.