Setapak Langkah – 12 Mei 2026 | Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Meutya Hafid, pada Senin malam 11 Mei 2024 secara resmi meresmikan peluncuran dan operasional Satelit Nusantara‑5 (N5). Acara tersebut menandai langkah penting dalam upaya pemerintah memperkuat jaringan internet di seluruh wilayah kepulauan.
Satelit N5 merupakan satelit geostasioner generasi terbaru yang diluncurkan dari French Guiana dengan kapasitas transmisi data yang lebih tinggi dibandingkan satelit sebelumnya. Dengan kemampuan menyalurkan layanan broadband hingga ke daerah‑daerah terpencil, N5 diharapkan dapat menurunkan tingkat kesenjangan digital di Indonesia.
Berikut beberapa fitur utama Satelit N5:
- Kapasitas bandwidth sekitar 10 Gbps, meningkat dua kali lipat dibandingkan satelit N4.
- Beroperasi pada frekuensi Ku‑Band dan Ka‑Band, memungkinkan layanan internet berkecepatan tinggi.
- Dirancang dengan teknologi anti‑interferensi untuk menjaga kestabilan sinyal.
- Mampu melayani lebih dari 1.200 titik layanan di seluruh Indonesia.
Meutya Hafid menegaskan bahwa kehadiran N5 akan membuat layanan internet di Indonesia menjadi lebih andal, khususnya bagi wilayah‑wilayah yang selama ini sulit terjangkau jaringan fiber optik. Ia juga menyatakan komitmen pemerintah untuk terus memperluas infrastruktur digital demi mendukung transformasi ekonomi digital nasional.
Pengoperasian N5 diharapkan dapat mempercepat program Palapa Ring dan program internet desa, sehingga lebih banyak warga dapat mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan e‑commerce secara online.