Setapak Langkah – 11 Mei 2026 | Maskapai penerbangan berbiaya rendah AirAsia mengumumkan rencana ambisius untuk memperbaharui armada dengan menambahkan 150 pesawat Airbus A220. Total investasi yang direncanakan mencapai Rp 300 triliun, menjadikannya salah satu langkah terbesar dalam sejarah perusahaan.
Airbus A220 dipilih karena efisiensinya yang tinggi, konsumsi bahan bakar yang lebih rendah, dan kemampuan operasional di bandara-bandara dengan runway pendek. Kedua varian utama, A220‑100 dan A220‑300, diharapkan dapat melayani rute regional sekaligus memperluas jaringan penerbangan AirAsia ke destinasi‑destinasi baru di kawasan Asia Pasifik.
Manfaat strategis dari pembelian ini meliputi:
- Peningkatan efisiensi operasional yang dapat menurunkan biaya per penumpang.
- Pengurangan jejak karbon, sejalan dengan kebijakan keberlanjutan industri penerbangan.
- Kemampuan menambah frekuensi penerbangan pada rute-rute padat serta membuka rute baru yang sebelumnya tidak layak secara ekonomi.
Berikut rangkuman utama rencana investasi AirAsia:
| Item | Rincian |
|---|---|
| Investasi | Rp 300 triliun |
| Jumlah Pesawat | 150 unit Airbus A220 |
| Target Pengiriman | 2025 |
| Rute Fokus | ASEAN, Asia Timur, dan Pasifik |
Para analis pasar memperkirakan bahwa langkah ini akan memperkuat posisi AirAsia di pasar penerbangan berbiaya rendah, terutama dalam persaingan dengan maskapai regional lain yang juga tengah memperbarui armadanya. Dengan armada generasi baru, AirAsia menargetkan pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 7‑9 persen dalam lima tahun ke depan.