Setapak Langkah – 11 Mei 2026 | Gunung Dukono, yang terletak di Pulau Halmahera, kembali mengeluarkan letusan pada tanggal … . Letusan tersebut menghasilkan aliran abu dan material pasir vulkanik yang menutupi area sekitar kawah dengan ketebalan yang beragam.
Setelah laporan adanya pendaki yang tidak kembali, Tim SAR setempat segera dikerahkan. Berikut kronologi singkat penemuan jenazah pendaki tersebut:
- 06:00 WIB – Letusan pertama tercatat, awan abu mencapai ketinggian 2.500 meter.
- 07:30 WIB – Tim pencarian tiba di pos pengamatan, mulai menelusuri jalur pendakian yang terdekat dengan kawah.
- 09:15 WIB – Material pasir vulkanik yang tebal menghambat visibilitas, menyebabkan pencarian terhenti sementara.
- 10:45 WIB – Tim menggunakan detektor logam dan anjing pelacak untuk memperluas area pencarian.
- 12:20 WIB – Jenazah pendaki ditemukan di lereng selatan kawah, sekitar 300 meter dari tepi kawah.
Penemuan tersebut memaksa tim penyelamat untuk menghentikan operasi pencarian lebih lanjut dan mengalihkan fokus pada proses identifikasi serta pemulangan jenazah. Pihak berwenang menegaskan bahwa ketebalan material pasir yang tidak merata menjadi faktor utama yang memperlambat proses pencarian.
Dalam pernyataannya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menambahkan bahwa aktivitas pendakian di zona bahaya harus dihentikan sampai kondisi gunung kembali stabil. Selain itu, masyarakat di sekitar daerah tersebut diimbau untuk selalu memantau informasi resmi terkait aktivitas vulkanik.