Setapak Langkah – 11 Mei 2026 | WSKT, perusahaan kontraktor terkemuka, berhasil mengamankan kontrak baru senilai Rp 3,1 triliun untuk proyek-proyek infrastruktur pada kuartal pertama tahun 2026. Kontrak ini menandai pertumbuhan signifikan dalam portofolio perusahaan setelah pencapaian sebelumnya.
Data internal menunjukkan bahwa hampir setengah nilai kontrak berasal dari proyek infrastruktur konektivitas, yang mencakup pembangunan jaringan jalan, jembatan, dan fasilitas transportasi lainnya. Persentase kontribusi sektor tersebut mencapai 46% dari total nilai kontrak.
Sektor infrastruktur air menempati posisi kedua dengan kontribusi 33,9%, meliputi pembangunan jaringan pipa, instalasi pengolahan air, dan fasilitas terkait.
| Sektor | Persentase |
|---|---|
| Konektivitas | 46% |
| Infrastruktur Air | 33,9% |
Dengan tambahan kontrak ini, total nilai proyek WSKT pada kuartal I 2026 diproyeksikan melampaui Rp 5 triliun, memperkuat posisi perusahaan dalam pasar infrastruktur nasional. Analis pasar menilai bahwa keberhasilan ini mencerminkan kepercayaan pemerintah dan swasta terhadap kemampuan eksekusi WSKT.
Manajemen perusahaan menyatakan komitmen untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dan dengan kualitas tinggi, sekaligus menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia serta inovasi teknologi dalam pelaksanaan proyek.