Setapak Langkah – 09 Mei 2026 | Provinsi Yunnan di barat daya China tengah meluncurkan program terpadu yang menggabungkan pengembangan industri kopi dengan sektor pariwisata guna menghidupkan kembali desa‑desa terpencil.
Inisiatif ini didorong oleh pemerintah daerah bersama perusahaan kopi lokal dan kooperasi petani. Tujuannya adalah meningkatkan pendapatan petani, menciptakan lapangan kerja non‑pertanian, dan memperkenalkan keunikan budaya serta lanskap Yunnan kepada wisatawan.
Komponen utama program meliputi:
- Peningkatan kualitas dan kuantitas produksi kopi melalui pelatihan agronomi modern dan akses ke bibit unggul.
- Pembangunan fasilitas agro‑turisme, seperti kebun kopi terbuka, rumah singgah, dan pusat edukasi tentang proses sangrai.
- Pemasaran terpadu yang memanfaatkan platform digital untuk menjual kopi specialty sekaligus mempromosikan paket wisata.
- Pengembangan infrastruktur jalan dan jaringan listrik di daerah pedesaan untuk mendukung kunjungan wisatawan.
Sejak peluncuran pilot pada awal 2023, produksi kopi Yunnan mencatat kenaikan 18 % dibandingkan tahun sebelumnya, sementara jumlah wisatawan yang mengunjungi kebun kopi meningkat dari 12.000 menjadi 35.000 orang pada akhir 2024.
| Tahun | Produksi Kopi (ton) | Kunjungan Wisatawan |
|---|---|---|
| 2022 | 120 | 12.000 |
| 2023 | 141 | 22.500 |
| 2024 | 158 | 35.000 |
Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model bagi provinsi lain di China yang memiliki potensi agrikultur serupa, sekaligus memperkuat citra Yunnan sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang menonjolkan rasa dan keindahan alam.