Setapak Langkah – 09 Mei 2026 | Brigadir Mobil (Brimob) mengerahkan pasukannya untuk melakukan penjagaan ketat di sebuah kompleks gedung perkantoran yang terletak di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, sejak Jumat malam, 8 Mei 2026, hingga Sabtu pagi, 9 Mei 2026.
Penjagaan ini dilakukan tanpa penjelasan resmi mengenai penyebabnya, namun menurut saksi mata dan sumber lapangan, beberapa faktor yang mungkin melatarbelakangi tindakan tersebut antara lain:
- Diduga adanya ancaman keamanan yang belum teridentifikasi.
- Pengawalan terhadap fasilitas strategis yang berlokasi di area tersebut.
- Langkah preventif setelah insiden serupa di wilayah lain.
Tim Brimob menempatkan kendaraan patroli, pos penjagaan, serta personel bersenjata di beberapa titik masuk dan keluar gedung. Selama periode penjagaan, akses masuk bagi publik dibatasi dan kendaraan roda dua maupun roda empat diwajibkan menunggu inspeksi di titik pos kontrol.
Berikut rangkaian kegiatan yang dilaporkan selama dua hari penjagaan:
| Waktu | Aktivitas |
|---|---|
| 18:30, 8 Mei 2026 | Penempatan unit Brimob di pintu utama gedung. |
| 20:00, 8 Mei 2026 | Patroli keliling area parkir dan lorong masuk. |
| 00:00 – 06:00, 9 Mei 2026 | Pengawasan intensif, pemeriksaan identitas, dan pemantauan CCTV. |
| 06:30, 9 Mei 2026 | Penarikan unit dan pengembalian akses publik. |
Pengamanan tersebut menimbulkan dampak pada mobilitas warga sekitar, terutama pada jam-jam sibuk. Beberapa perusahaan yang beroperasi di gedung tersebut melaporkan penundaan operasional dan permintaan maaf kepada karyawan serta klien.
Hingga kini, pihak kepolisian belum mengumumkan alasan pasti mengapa Brimob harus melakukan penjagaan ekstra di lokasi tersebut. Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan petugas keamanan.