Setapak Langkah – 09 Mei 2026 | Pada rangkaian Retret Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48, Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan dukungan penuh Presiden Joko Widodo terhadap upaya perundingan damai antara Kamboja dan Thailand yang tengah mengalami ketegangan perbatasan.
Poin-poin utama yang disorot antara lain:
- Komitmen Indonesia untuk mendukung proses perdamaian melalui diplomasi multilateral.
- Seruan kepada Kamboja dan Thailand agar menahan provokasi dan mempercepat dialog bilateral.
- Peran ASEAN dalam menyediakan platform mediasi serta memantau pelaksanaan kesepakatan.
Sebagai tuan rumah KTT ke-48, Indonesia menegaskan kembali perannya sebagai mediator netral di antara negara-negara anggota. Teddy Indra Wijaya menambahkan bahwa keberhasilan perundingan damai tidak hanya akan meredakan ketegangan di perbatasan, tetapi juga memperkuat integrasi ekonomi dan keamanan regional.
Presiden Joko Widodo, yang tidak hadir secara langsung dalam retret, sebelumnya telah menyampaikan harapannya melalui tim kebijakan luar negeri, bahwa solusi damai dapat dicapai tanpa mengorbankan kepentingan kedaulatan masing-masing negara.
Jika perundingan berhasil, diperkirakan akan membuka peluang bagi peningkatan kerja sama lintas batas, termasuk sektor perdagangan, infrastruktur, dan pariwisata, yang selama ini terhambat oleh ketidakpastian keamanan.