Setapak Langkah – 08 Mei 2026 | Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Eddy Soeparno, menyoroti pentingnya peran generasi milenial dan Gen Z dalam mengatasi masalah sampah di Indonesia. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada acara konferensi pers, ia menekankan bahwa pemuda memiliki energi, kreativitas, dan semangat inovatif yang dapat mempercepat upaya pengelolaan limbah secara berkelanjutan.
Visi dan Harapan
Eddy Soeparno mengungkapkan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah, mulai dari tingginya volume sampah plastik hingga kurangnya fasilitas daur ulang di banyak daerah. Ia mengajak para pemuda untuk menjadi “pejuang sampah” dengan cara aktif berpartisipasi dalam program daur ulang, edukasi lingkungan, dan inovasi teknologi pengolahan limbah.
Langkah Konkret yang Dapat Dilakukan Pemuda
- Edukasikan Lingkungan Sekitar: Mengadakan workshop, kampanye, atau lomba kreatif yang menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya memilah sampah.
- Manfaatkan Teknologi: Mengembangkan aplikasi atau platform digital yang memudahkan masyarakat dalam memantau dan melaporkan titik-titik pembuangan sampah ilegal.
- Kolaborasi dengan Pemerintah Lokal: Berpartisipasi dalam program bank sampah, pengumpulan sampah terpilah, atau program bersih-bersih komunitas.
- Daur Ulang Kreatif: Membuat produk bernilai jual tinggi dari bahan bekas, seperti tas, furnitur, atau barang kerajinan tangan.
- Advokasi Kebijakan: Mendorong pembuatan regulasi yang mendukung pengurangan plastik sekali pakai dan peningkatan fasilitas pengolahan sampah.
Dukungan Pemerintah
Pemerintah pusat dan daerah telah merancang sejumlah kebijakan, termasuk program “Zero Waste” dan regulasi pembatasan penggunaan plastik. Namun, keberhasilan kebijakan tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi agen perubahan.
Dengan semangat kolaboratif, Eddy Soeparno berharap pemuda Indonesia dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.