Setapak Langkah – 08 Mei 2026 | Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengunjungi Kabupaten Lampung Timur pada Senin (7/5/2026) untuk melakukan dialog langsung dengan kelompok nelayan dan petambak udang setempat. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda beliau dalam menyerap aspirasi masyarakat di sektor perikanan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi produksi udang dan hasil tangkap laut yang signifikan.
Pertemuan berlangsung di Balai Desa Tanjung Bintang, di mana para nelayan menyampaikan beberapa tantangan utama yang dihadapi, antara lain menurunnya hasil tangkapan akibat perubahan iklim, akses pasar yang terbatas, serta kebutuhan akan peralatan tangkap yang lebih modern. Sementara itu, petambak udang menyoroti permasalahan terkait kualitas bibit, fluktuasi harga jual, dan perlunya dukungan teknis dalam mengelola budidaya yang ramah lingkungan.
Gibran menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperkuat kebijakan yang mendukung kesejahteraan para pelaku usaha perikanan, antara lain:
- Mengoptimalkan program subsidi peralatan tangkap dan infrastruktur penyimpanan hasil laut.
- Meningkatkan akses kredit mikro dengan bunga ringan bagi nelayan dan petambak udang.
- Memperluas jaringan pemasaran melalui kerja sama dengan distributor regional dan platform digital.
- Menjalin kemitraan dengan lembaga penelitian untuk pengembangan bibit udang unggul dan praktik budidaya berkelanjutan.
Selain itu, Gibran menekankan pentingnya pelatihan kapasitas sumber daya manusia, sehingga para nelayan dapat mengadopsi teknik penangkapan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Ia juga berjanji akan mengusulkan alokasi anggaran khusus dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun depan untuk memperkuat fasilitas pelabuhan kecil dan pusat pengolahan hasil laut di Lampung Timur.
Pertemuan berakhir dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kantor Wakil Presiden dan Dinas Kelautan dan Perikanan Lampung, yang menandai langkah konkret dalam menindaklanjuti aspirasi yang telah disampaikan. Para peserta berharap kunjungan ini tidak hanya menjadi agenda simbolis, melainkan memicu aksi nyata yang meningkatkan kesejahteraan ekonomi komunitas perikanan setempat.