Setapak Langkah – 08 Mei 2026 | RS Bhayangkara Palembang pada Kamis, 7 Mei 2024, menerima 11 sampel DNA yang diserahkan oleh anggota keluarga korban kecelakaan bus ALS yang menewaskan 11 orang pada 13 April 2024. Penyerahan sampel tersebut merupakan langkah penting dalam upaya identifikasi jenazah dan verifikasi korban serta penyelidikan lebih lanjut.
Setelah kecelakaan, pihak kepolisian dan tim forensik segera melakukan pengambilan jaringan tubuh dari lokasi kejadian. Namun, karena kondisi beberapa jenazah sangat rusak, proses identifikasi mengandalkan perbandingan DNA dengan sampel yang diberikan oleh keluarga.
Berikut tahapan yang akan dilalui oleh laboratorium RS Bhayangkara Palembang dalam pengolahan sampel DNA:
- Registrasi dan pencatatan masing‑masing sampel beserta data identitas pemberi.
- Ekstraksi DNA dari sel darah atau jaringan yang disumbangkan.
- Amplifikasi DNA menggunakan teknik PCR untuk mendapatkan fragmen yang dapat dianalisis.
- Analisis profil genetik melalui elektroforesis atau sequensing.
- Perbandingan hasil profil dengan data DNA jenazah yang telah diambil di lokasi kecelakaan.
- Penyusunan laporan hasil identifikasi dan penyerahan kepada otoritas kepolisian.
Proses ini diperkirakan memakan waktu tiga hingga empat minggu, tergantung pada kondisi kualitas sampel dan beban kerja laboratorium. Hasil identifikasi akan membantu keluarga memperoleh kepastian mengenai nasib orang terkasih serta mempercepat proses administrasi pemakaman.
Selain fungsi identifikasi, pengumpulan data DNA juga berpotensi menjadi bahan penelitian bagi institusi kesehatan dan forensik di Sumatera Selatan, khususnya dalam pengembangan metode identifikasi massal yang lebih cepat dan akurat.
RS Bhayangkara Palembang, yang berlokasi di Jl. Kesehatan No. 45, Palembang, telah berperan aktif dalam penanganan kasus ini sejak awal. Rumah sakit tersebut menyediakan fasilitas laboratorium genetika yang terakreditasi, sehingga dapat menangani sampel dengan standar internasional.
Keluarga korban mengungkapkan harapan mereka agar proses identifikasi selesai secepatnya, sehingga mereka dapat melanjutkan proses pemakaman dengan tenang. Pihak rumah sakit menegaskan komitmen untuk menyelesaikan tugas ini dengan profesional dan penuh rasa hormat.