Setapak Langkah – 07 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menampilkan kendaraan buatan dalam negeri, Maung Pindad, saat menghadiri KTT ASEAN ke-48 yang diselenggarakan di Cebu, Filipina. Keputusan menggunakan mobil lapis baja buatan PT Pindad ini menegaskan komitmen pemerintah terhadap pengembangan industri pertahanan nasional.
Berangkat dari Jakarta pada tanggal 5 Juni 2024, rombongan Presiden tiba di Bandara Mactan‑Cebu dan langsung melanjutkan agenda resmi. Berikut rangkaian kegiatan utama yang dilaksanakan selama kunjungan:
- Hari pertama: Pertemuan bilateral dengan Presiden Filipina serta kunjungan ke sektor pariwisata lokal.
- Hari kedua: Partisipasi dalam sidang pleno KTT ASEAN, penyampaian pidato tentang kerjasama keamanan regional, dan penandatanganan nota kesepahaman di bidang pertahanan.
- Hari ketiga: Tur ke fasilitas industri maritim Filipina dan pertemuan dengan delegasi bisnis Indonesia.
Penggunaan Maung Pindad dalam rangkaian resmi tersebut tidak hanya menjadi simbol kebanggaan produk dalam negeri, tetapi juga menyoroti upaya Indonesia memperkuat kemampuan mobilitas dan perlindungan bagi pejabat tinggi di situasi keamanan yang beragam. Kendaraan tersebut dilengkapi dengan lapisan baja ballistic, sistem komunikasi terintegrasi, serta kemampuan off‑road yang cocok untuk medan tropis.
Reaksi dalam dan luar negeri menunjukkan apresiasi terhadap langkah ini. Pengamat pertahanan menilai bahwa penampilan Maung Pindad di forum internasional dapat meningkatkan citra industri pertahanan Indonesia serta membuka peluang ekspor ke negara‑negara ASEAN yang tengah memperkuat kemampuan militer mereka.
Selain menekankan pentingnya kemandirian pertahanan, Prabowo juga menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, militer, dan sektor swasta untuk mempercepat riset, pengembangan, dan produksi teknologi militer yang kompetitif. Kunjungan ke Filipina menjadi momentum strategis untuk memperluas jaringan kerja sama di bidang keamanan maritim, penanggulangan terorisme, dan penanggulangan bencana.