Setapak Langkah – 07 Mei 2026 | Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar, Mario Said, menjelaskan bahwa pemerintah kota sedang melakukan proses kurasi potensi investasi guna mendukung agenda Indonesia Global Summit (IGS) 2026. Kurasi ini meliputi identifikasi sektor‑sektor unggulan, penataan regulasi, serta penyusunan paket insentif yang menarik bagi investor domestik maupun asing.
- Pemetaan aset dan lahan strategis yang siap dikembangkan.
- Penyusunan profil sektor potensial, seperti pariwisata bahari, teknologi informasi, logistik, dan manufaktur ringan.
- Penyediaan layanan terpadu satu pintu untuk mempercepat perizinan.
- Pembentukan tim khusus yang akan memfasilitasi negosiasi dan tindak lanjut investasi.
Berikut adalah ringkasan sektor prioritas beserta estimasi nilai investasi yang diharapkan:
| Sektor | Estimasi Nilai Investasi (Miliar Rupiah) |
|---|---|
| Pariwisata Bahari | 1.200 |
| Teknologi Informasi & Start‑up | 850 |
| Logistik & Transportasi | 950 |
| Manufaktur Ringan | 700 |
| Energi Terbarukan | 500 |
Pemkot Makassar menargetkan total investasi mencapai lebih dari Rp 4,2 triliun menjelang IGS 2026. Untuk mewujudkannya, pemerintah kota berkomitmen meningkatkan sinergi dengan Kementerian Investasi, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta asosiasi bisnis nasional dan internasional.
Mario Said menambahkan bahwa proses kurasi tidak hanya berfokus pada angka, melainkan juga pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal, dan penguatan ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Pemerintah kota berharap IGS 2026 akan menjadi momentum penting untuk menampilkan Makassar sebagai pusat investasi strategis di Indonesia timur.