Setapak Langkah – 06 Mei 2026 | Bluebird Group melaporkan kinerja keuangan yang kuat pada kuartal pertama tahun 2026, dengan total pendapatan mencapai Rp 1,45 triliun dan laba bersih sebesar Rp 157 miliar. Direktur Utama Adrianto Djokosoetono menegaskan bahwa pertumbuhan ini didorong terutama oleh peningkatan pendapatan layanan taksi.
Faktor Pendorong Pertumbuhan
Peningkatan jumlah penumpang, pemulihan ekonomi pasca‑pandemi, serta penerapan teknologi digital dalam pemesanan dan manajemen armada menjadi kunci utama. Bluebird juga memperluas layanan premium dan menambah armada kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Ringkasan Keuangan Kuartal I 2026
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Pendapatan | Rp 1,45 triliun |
| Laba Bersih | Rp 157 miliar |
Dengan hasil ini, Bluebird Group menunjukkan daya tahan bisnis di sektor transportasi darat dan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan serta mengoptimalkan efisiensi operasional.