Setapak Langkah – 06 Mei 2026 | Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami tiga kali erupsi dalam rentang waktu singkat, dengan tinggi awan lava dan abu mencapai sekitar 800 meter.
Berikut kronologi singkat ketiga erupsi tersebut:
- Erupsi pertama: terjadi pada pagi hari tanggal 12 April 2024, menghasilkan awan abu setinggi 800 meter yang menyebar ke arah selatan.
- Erupsi kedua: terjadi pada sore hari tanggal 14 April 2024, dengan tinggi letusan sekitar 750 meter dan percikan lava yang mengalir menuruni lereng.
- Erupsi ketiga: terjadi pada dini hari tanggal 16 April 2024, menghasilkan awan abu setinggi 800 meter kembali, diikuti getaran seismik kuat.
Pihak berwenang langsung mengaktifkan prosedur evakuasi, memindahkan lebih dari 3.000 penduduk dari zona bahaya, menutup akses jalur pendakian, dan menegakkan larangan masuk ke area kawah.
Tim Vulkanologi BMKG mencatat peningkatan intensitas gempa mikro serta kenaikan suhu pada permukaan kawah, yang menjadi indikator utama peningkatan tekanan magma di dalam gunung.
Dampak erupsi terasa hingga wilayah sekitarnya, antara lain penurunan kualitas udara akibat abu vulkanik, gangguan pada penerbangan regional, serta kerusakan pada tanaman pertanian di lereng rendah.
Langkah mitigasi yang telah dilakukan meliputi distribusi masker respirator kepada masyarakat, pemasangan papan peringatan di titik-titik strategis, serta pemantauan terus‑menerus melalui jaringan sensor seismik dan satelit.