Setapak Langkah – 05 Mei 2026 | Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi meluncurkan program 40 Sekolah Berintegritas. Upaya ini ditujukan untuk menumbuhkan budaya kejujuran, tanggung jawab, dan etika kerja di lingkungan pendidikan dasar dan menengah di seluruh provinsi.
Acara dilaksanakan di Gedung Balai Kota Surabaya dan dihadiri oleh perwakilan dinas pendidikan, kepala sekolah, serta tokoh masyarakat dari 40 kabupaten/kota yang terpilih. Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya integritas sebagai landasan utama dalam mencetak generasi yang kompetitif sekaligus berakhlak mulia.
Program ini mencakup lima pilar utama:
- Pendidikan Karakter: Integrasi nilai-nilai integritas dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler.
- Penguatan Tata Kelola: Penerapan standar manajemen sekolah yang transparan dan akuntabel.
- Pemantauan dan Evaluasi: Sistem audit internal dan eksternal untuk menilai kepatuhan sekolah.
- Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat: Forum dialog rutin antara sekolah, orang tua, dan warga.
- Penghargaan dan Insentif: Pengakuan bagi sekolah dan guru yang menunjukkan prestasi integritas tertinggi.
Seluruh 40 sekolah yang terpilih tersebar di wilayah Jawa Timur, meliputi wilayah urban seperti Surabaya dan Malang, serta daerah pedesaan di Ponorogo, Bojonegoro, dan Nganjuk. Setiap sekolah akan menerima paket bantuan berupa pelatihan guru, materi pembelajaran berbasis karakter, serta dukungan teknologi untuk memantau proses belajar mengajar.
Khofifah menutup acara dengan harapan bahwa inisiatif ini dapat menjadi model bagi provinsi lain dalam upaya memperkuat integritas di sektor pendidikan. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan program agar tujuan utama tercapai, yaitu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki moral yang kuat.