Setapak Langkah – 08 April 2026 | Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa fasilitas penyimpanan milik Bulog masih memiliki ruang yang cukup untuk menampung cadangan beras dan jagung. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi dengan pihak Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan pada minggu ini.
| Komoditas | Kapasitas Total (juta ton) | Persentase Terpakai | Ruang Kosong (juta ton) |
|---|---|---|---|
| Beras | 27,2 | 71,5% | 7,8 |
| Jagung | 7,4 | 68,2% | 2,4 |
Rizal menambahkan bahwa ketersediaan ruang ini memungkinkan Bulog untuk meningkatkan cadangan strategis, khususnya menjelang musim panen dan periode potensi volatilitas harga. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan petani dan pelaku industri untuk memastikan pasokan tetap stabil.
Beberapa langkah yang akan diambil antara lain:
- Mempercepat proses akuisisi hasil panen beras dan jagung dari daerah produksi utama.
- Mengoptimalkan distribusi stok ke wilayah yang memiliki kebutuhan tinggi, terutama selama musim kemarau.
- Menjalin kerjasama dengan lembaga keuangan untuk memberikan dukungan likuiditas kepada petani.
Dengan kapasitas yang masih tersedia, Bulog berharap dapat berperan lebih aktif dalam menjaga kestabilan harga pangan, mengurangi risiko kelangkaan, serta mendukung ketahanan pangan nasional.